Kenali Jenis Gangguan Tidur Ini dan Jangan Abaikan

TrenAsia (TA) - Jakarta – Orang kerap menyebut gangguan tidur sebagai insomnia. Padahal sebenarnya istilah tersebut hanya satu jenis gangguan tidur. Ada beberapa jenis gangguan tidur dengan ciri yang berbeda-beda.

Gangguan tidur berkaitan dengan sakit kepala sederhana dan stres harian. Rata-rata pasien yang mengalami gangguan neurologis umum, 60-70 persennya berkaitan dengan masalah gangguan tidur.

“Tekanan darah tubuh mengatur dirinya sendiri melalui tidur yang cukup. Ini juga penting dalam meningkatkan kesehatan jantung, perbaikan otot, konsolidasi kognitif dan membatasi timbulnya gangguan tidur,” jelas Dr Rima Chaudhari, Konsultan Neurologis, Rumah Sakit Fortis, Mulund, dilansir Indiana Express sebagaimana dilaporkan Antara.

“Karena gaya hidup kita saat ini, kita mungkin menghadapi masalah tidur di malam hari dan kita cenderung mengabaikan tanda-tanda sampai masalahnya meningkat,” lanjutnya.

Insomnia adalah salah masalah gangguan tidur yang paling umum. Namun menurut Dr. Chaudhari ada beberapa bentuk gangguan tidur yang harus Anda ketahui, berikut ini adalah uraiannya.

1. Sleep apnea

Ini adalah gangguan tidur yang serius di mana pernapasan sering berhenti dan mulai lagi, menyebabkan tingkat oksigen dalam darah turun.

Hal ini dapat menghambat pasokan oksigen ke otak dan seluruh tubuh. Gejala umum sleep apnea adalah mendengkur, mengeluarkan bunyi saat bernapas dan bangun dengan mulut kering.

2. Menggerakkan kaki saat tidur

Restless Legs Syndrome adalah gangguan neurologis di mana seseorang menggerakkan kaki mereka secara konstan saat tidur. Orang dengan kondisi ini mengalami ketidaknyamanan atau kedutan (sakit atau terbakar) di kaki setelah tidur. Karena kebiasaan ini mengganggu tidur, hal tersebut kemudian dianggap sebagai gangguan tidur.

3. Kelumpuhan tidur

Ini adalah keadaan di mana seseorang tidak dapat bergerak atau berbicara saat bangun dan tertidur.Kelumpuhan tidur adalah gangguan di mana seseorang tidak dapat bergerak atau berbicara ketika bangun dan tertidur. Seseorang mungkin juga cenderung berhalusinasi dalam kasus ini.

Pasien mengalami tekanan tertentu dan ketakutan instan, karena mereka memiliki perasaan sadar tetapi tidak dapat bergerak.

4. Gangguan ritme sirkadia

Gangguan ini terjadi ketika jam tidur biologis tidak sinkron dengan lingkungan seperti adanya perbedaan waktu setelah bepergian. Misalnya, biasanya tidur pukul 10 malam, karena adanya perbedaan waktu menjadi diri hari atau kebiasaan pekerjaan shift malam.

5. Insomnia

Insomnia adalah jenis gangguan tidur yang sangat umum di mana orang mengalami kesulitan tidur. Mereka cenderung tidur di siang hari, selalu lelah dan selalu marah.